Sakit Dada Sebelah Kanan, Apa Penyebabnya?
Monika Pandey – Sakit dada sebelah kanan sering kali menjadi gejala yang menakutkan, terutama ketika terasa tiba-tiba dan tajam. Sebagian besar orang cenderung berpikir bahwa rasa sakit ini selalu terkait dengan masalah jantung. Tetapi kenyataannya, ada berbagai faktor yang dapat menyebabkannya. Artikel ini akan membahas beberapa penyebab umum sakit dada sebelah kanan, serta bagaimana cara mengenali gejalanya.
Salah satu penyebab paling umum adalah masalah pada otot atau saraf di area dada. Aktivitas fisik yang berlebihan, postur tubuh yang buruk, atau cedera pada otot dada dapat menyebabkan rasa sakit yang tajam atau tumpul di sisi kanan dada. Cedera atau ketegangan otot bisa terjadi saat mengangkat benda berat atau setelah berolahraga, dan rasa sakit ini biasanya terasa lebih buruk dengan gerakan tubuh tertentu.
“Simak Juga: HUAWEI Mate X6 Resmi Diluncurkan di Indonesia”
Selain itu, gangguan pada saraf di sekitar dada, seperti neuralgia interkostal (radang saraf antar tulang rusuk), juga bisa menyebabkan rasa sakit yang terasa menusuk di dada sebelah kanan. Saraf yang terjepit atau teriritasi dapat menimbulkan rasa sakit yang tajam, mirip dengan rasa terbakar.
Masalah pencernaan, seperti asam lambung atau gastritis, juga dapat menyebabkan sakit dada sebelah kanan. Ketika asam lambung naik ke esofagus, hal ini dapat menimbulkan sensasi terbakar yang sering disalahartikan sebagai sakit dada. Rasa sakit ini bisa terasa di bagian tengah dada atau sedikit ke sisi kanan.
Selain itu, peradangan pada lambung (gastritis) atau gangguan pencernaan lainnya seperti maag dapat mempengaruhi area sekitar lambung dan menyebabkan rasa nyeri di dada sebelah kanan, terutama setelah makan.
Sakit dada sebelah kanan juga bisa disebabkan oleh masalah pada paru-paru, seperti infeksi atau peradangan. Pneumonia atau infeksi saluran pernapasan lainnya dapat menyebabkan nyeri dada yang tajam di sisi kanan. Hal ini terutama saat bernapas dalam-dalam atau batuk. Pleksitis, yaitu peradangan pada selaput yang melapisi paru-paru, juga dapat menyebabkan rasa sakit yang terasa seperti tertusuk di dada kanan.
Sakit dada sebelah kanan juga bisa berkaitan dengan masalah pada kantong empedu. Penyakit batu empedu atau peradangan pada kantong empedu (kolesistitis) dapat menyebabkan rasa sakit yang tajam di bagian kanan atas perut dan bisa menjalar ke dada kanan. Rasa sakit ini sering kali disertai dengan mual, muntah, atau perut kembung, terutama setelah mengonsumsi makanan berlemak.
Walaupun sakit dada sebelah kanan jarang terkait dengan masalah jantung, ada kemungkinan gangguan jantung dapat menyebabkan rasa sakit yang merujuk ke sisi kanan tubuh. Misalnya, serangan jantung atau angina kadang-kadang dapat menimbulkan rasa sakit di bagian dada. Rasa sakit ini dapat menjalar ke bagian tubuh lain, termasuk bahu, lengan, atau punggung bagian kanan.
Penyakit hati, seperti hepatitis atau pembesaran hati, juga bisa menyebabkan sakit di bagian kanan atas perut yang bisa menjalar ke dada kanan. Meskipun tidak selalu terasa sebagai sakit tajam, kondisi ini sering disertai dengan gejala lain, seperti pembengkakan perut, demam, dan kuning pada kulit atau mata.
“Baca Juga: 6 Manfaat Kacang Pistachio untuk Atasi Kerontokan Rambut”